5/16/2013

tipe tipe jaringan komputer beserta kelebihan dan kekekurangan nya


Tpe Jaringan terkait erat denagn desain sistem Operasi Jaringan. Ada 2 tipe Jaringan. Yaitu sebagai berikut :

ipe Jaringan Komputer Beserta Keuntungan dan Kerugiannya
1. Jaringan Client- Server
Server Adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer -komputer yang lain (client) di dalam jaringan dan Client adalah komputer- komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang di sediakan oleh Server. Jadi antara Server dan Client saling berhubungan 1 sama lain. Server di jaringan Cient-server di sebut dengan Dedicaded Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebt tidak dapat berperan sebagai Workstation.

Adapun Keuntugan dari Tipe Jaringan Client- Server 
  • Kecepatan Akses Lebih Tinggi karena penyedia layanan atau fasilitas jaringan dan pengelompokan dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak di bebani dengan tugas lain seperti sebagai workstation. 
  • Sistem Keamanan dan Administrasi Jaringan Lebih Baik, karena terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrator dan sistem keamanan jaringan.
  • Sistem Backup Data Lebih Baik, Karena pada jaringan Client-server backup data dilakukan di server, yang akan meng-bacup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.

Dan Untuk Kerugiannya adalah sebagai berikut :
  • Biaya Operasional relatif lebih mahal.
  • Di perlukan adanya suatu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
  • Kelangsungan Jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.

2. Jaringan Peer to Peer 
    Bila di tinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server si jaringan Tipe Peer To Peer di istilahkan Non- Deicated Server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai Workstatioan.

ipe Jaringan Komputer Beserta Keuntungan dan Kerugiannya
 Adapun Keunggulannya Anatara lain...
  • Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi- pakai fasilitas yang di milikinya, seperti Hardisk, Driver, fax/modem, printer dan masih banyak yang liannya.
  • Biyaya Operasional relatif lebih murah di bandingkan dengan tipe Client- Server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan  khusus yang mengorganisir dan menyediakan fasilitas jaringan.
  • Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga, bila satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
Sedangkan Kerugiannya adalah
  • Troubelshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan Peer to Peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. di jaringan Client- Server, Komunikasi adalah antara server dengan Workstation.
  • Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan denagn jaringan Client- Server karena setiap komputer/peer di samping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
  • Sistem keamanan jaringan di tentukan oleh masing - masing User dengan mengatur keamanan masing - masing fasilitas yang di miliki.
  • Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing masing komputer tersebut.
  • 1. JARINGAN CLIENT-SERVER
    Server adalah komputer yang menyediakan berbagai fasilitas bagi komputer  lain di dalam jaringan dan client adalah komputer  yang menerima atau menggunakan fasilitas tersebut yang disediakan oleh server. Server  tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena alami berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation atau server tersebut.
    2. JARINGAN PEER TO PEER
    Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.
    Keunggulan Jaringan Peer To Peer
    .* Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
    * Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
    Kelemahan Jaringan Peer To Peer
    * Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server, karena setiap komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
    * Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
    * Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.

    a) Jaringan Client-Server
    Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputerkomputer
    lain di dalam jaringan dan client adalah komputer-komputer
    yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server.
    Server di jaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server
    karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada
    workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai
    workstation.
    Keunggulan
    • Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan
    pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server)
    yang tidak dibebani dengan tugas lain seperti sebagai workstation.
    • Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena
    terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai administrator
    jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
    • Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server
    backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh
    data yang digunakan di dalam jaringan.
    Kelemahan
    • Biaya operasional relatif lebih mahal.
    • Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih
    untuk ditugaskan sebagai server.
    • Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server
    mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan
    terganggu.





    b) Jaringan Peer To Peer
    Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka
    server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server,
    karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus
    dapat berperan sebagai workstation.
    Keunggulan
    • Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas
    yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
    • Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe
    jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya
    server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan
    dan menyediakan fasilitas jaringan.
    • Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server.
    Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan
    secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
    Kelemahan
    • Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe
    peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam
    komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah
    antara server dengan workstation.
    • Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server,
    karena setiap komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian
    fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
    • Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user
    dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
    • Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam
    jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer
    tersebut.
    • Kelebihan Jaringan


    1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation. 
    2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan. 
    3. Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan 
    4. Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer. 
    5. Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan. 
    6. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
    • Kekurangan Jaringan Komputer 
    1. Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation. 
    2. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki. 
    3. Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut 
    4. Biaya operasional relatif lebih mahal. 
    5. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server. 
    6. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terjaga